Perancangan interior museum wayang potehi di Surabaya

Wayang potehi adalah budaya asal Tiongkok berupa boneka tangan yang
dimainkan dengan cerita kolosal. Wayang potehi sempat mati suri pada era
reformasi karena dekrit presiden yang melarang seluruh budaya Tionghoa
ditampilkan di depan umum. Pada masa sekarang budaya Tionghoa tersebut boleh
tampil kembali. Banyak orang yang kurang tertarik dengan budaya wayang potehi
ini karena dianggap membosankan. Surabaya adalah ibukota jawa timur yang
didatangi wayang potehi pertama kali melewati jalur perdagangan sehingga cocok
untuk dibangun museum wayang potehi. Perancangan museum ini mengangkat
gaya desain Chinese Kontemporer dengan konsep breakthrough. Di sini
breakthrough diartikan sebagai budaya chinese yang menembus jaman modern.
Diharapkan melalui perancangan ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk
mengenal lebih dalam tentang salah satu budaya etnis Tionghoa yang merupakan
etnis minoritas di Indonesia yang sempat mendapat diskriminasi pada masa orde
baru, mengenal Negara Indonesia adalah Negara “Bhineka Tunggal Ika”.

FARADILA CHANDRA COK GEDE RAI PADMANABA (Advisor 1); Grace Mulyono (Advisor 2); Dr. Andereas Pandu Setiawan, S.Sn., M.Sn. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Perancangan Interior Perancangan Interior No. 00021274/DIN/2014; Faradila Chandra (41410097) WAYANG-MUSEUMS-DECORATION; WAYANG; ARTS MUSEUMS-DECORATION

Files