Pemodelan kriteria-kriteria pemilihan tower crane pada proyek konstruksi

Tower Crane memiliki jenis dan ukuran yang bervariasi, dari jenis Free
Supported Static Tower Crane, Supported Static Tower Crane, Climbing Tower
Crane dan Travelling Tower Crane. Oleh sebab itu perlu diketahui kriteria-kriteria
yang mempengaruhi para pelaku konstruksi dalam menentukan pemilihan tower
crane. Analytical Hierarchy Process merupakan salah satu metode pengambilan
keputusan yang cukup mudah dipahami oleh pelaku konstruksi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kriteria apa yang menjadi penentu dan mempengaruhi
para pelaku konstruksi dalam pemilihan tower crane berbasis AHP. Data
penelitian ini diperoleh dari survei kuesioner dan wawancara terhadap pelaku
konstruksi untuk bangunan tinggi yang memakai tower crane dalam proses
konstruksinya. Para pelaku konstruksi dalam hal ini ialah Kontraktor dan
Konsultan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang
ditujukan kepada staf teknik dari 11 perusahaan kontraktor dan konsultan di
Surabaya.
Dari 30 responden didapatkan bahwa kriteria yang memiliki bobot
tertinggi, yang paling menentukan dalam pemilihan tower crane pada proyek
konstruksi ialah kriteria ekonomi (perencanaan biaya). Dengan bobot untuk
masing-masing kriteria dan sub kriteria, dibentuk sebuah model pemilihan tower
crane. Para kontraktor dapat menggunakan pemodelan ini sebagai alat untuk
memilih tower crane yang paling cocok digunakan pada proyek konstruksinya.

JOSEPH HENRY WIBOWO S; YONGKY KURNIAWAN HANDOKO Andi (Advisor 1); Ir. Ratna Setiawardani Alifen, M.C.E. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 21011836/SIP/2012; Yongky Kurniawan (21405112), Joseph Henry (21407080) CONSTRUCTION INDUSTRY-MANAGEMENT; BUILDING MATERIALS; MATERIALS MANAGEMENT

Files