Pemberian nama Tionghoa pada orang Tionghoa peranakan di Maha Vihara dan pusdiklat Buddha Maitreya Surabaya

Dewasa ini, terdapat generasi muda yang mengikuti tradisi dan budaya Tionghoa yang ada, dan yang masih meneruskannya ke generasi selanjutnya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara yang digunakan oleh orang Tionghoa peranakan di Surabaya, tepatnya di Maha Vihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya dalam pemberian nama Tionghoa, beserta latar belakang yang berpengaruh. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka memberikan nama Tionghoa berdasarkan hitungan dari 5 unsur karena adanya kepercayaan turun-temurun dengan menggunakan cara tersebut dapat menghasilkan nama yang baik.

LIANG VERA ANGGELINA MELLISA TEDJO (Advisor 1); Prof. Dra. Ester Harijanti Kuntjara, MA., Ph.D. (Advisor 2); Thomas Santoso (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 02010082/CHI/2011; Liang Vera Anggelina (12407012) CHINESE-RITES AND CEREMONIES; CHINESE-SURABAYA (EAST JAVA, INDONESIA)-RITES AND CEREMONIES; RITES AND CEREMONIES

Files