Pandangan anak muda Surabaya sekarang terhadap ajaran Xiao Khonghucu dalam upacara kematian

Tradisi kebudayaan bangsa Tionghoa memiliki sejarah yang cukup lama
dan panjang, dan ajaran Khonghucu menjadi salah satu ajaran yang memberi
pengaruh yang cukup besar pada masyarakat Tionghoa. Salah satu ajaran etika
Khonghucu yang terkenal adalah ajaran tentang bakti, biasa disebut dengan xiao.
Bila orangtua masih hidup anak harus menghormatinya, menjaga nama baiknya,
serta merawat orangtuanya, terutama apabila ia sudah tua dan telah terganggu
kesehatannya. Menurut Khonghucu kecakapan dan kepintaran seseorang tidak
dapat menggantikan posisi xiao. Dalam melaksanakan upacara kematian orangtua
dan sebagai ungkapan rasa bakti seorang anak kepada orangtuanya harus dengan
melaksanakan upacara ini dengan kesungguhan hati. Tujuan dari upacara
kematian ini adalah sebagai salah satu wujud bakti anak terhadap orang tua.
Setelah penulis mewawancarai delapan orang pemuda yang ada di Surabaya,
kemudian menyimpulkan bahwa pandangan anak muda zaman sekarang terhadap
ajaran xiao sudah berubah, karena mereka hanya meneruskan adat istiadat
keluarga.

NJAUW OEN CHU Elisa Christiana (Advisor 1); Josefa Juniarti Mardijono (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 02010004/CHI/2005No.02010004/CHI/2005; Njauw Oen Chu (12401032) CHINESE CULTURE; CULTURE; RELIGIOUS LIFE-KHONGHUCU; CHINESE IN INDONESIA

Files