Semakin sulitnya untuk mendapatkan bahan agregat kasar yang memenuhi syarat, maka perlu adanya upaya penggunaan material alam yang efektif namun memberikan nilai tambah yang sebesar-besamya. Pada penelitian ini dicoba menggunakan agregat kasar dengan nilai 41% dan penambahan bahan additif chemcrete pada campuran aspal panas AC tipe XI dan HRS Class B. Setelah itu dilakukan pemeriksaan sifat-sifat agregat dan aspal. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian Marshall untuk mendapatkan kadar optimum 6,4% untuk AC tipe XI dan 6,3% untuk HRS Class B. Selanjutnya dengan kadar aspal optimum dilakukan lagi pengujian Marshall untuk mendapatkan kadar chemcrete optimum sebesar 2,4% untuk AC tipe XI dan 3% untuk HRS Class B. Setelah mendapatkan kadar chemcrete optimum, dibuat lagi sampel untuk di-curing selama 3, 7, 14 dan 28 hari.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa agregat kasar dengan nilai abrasi 40% - 42% dapat digunakan pada campuran hot mix AC tipe XI dan pada campuran HRS Class B lebih baik ditambah dengan chemcrete.