Pelaksanaan pembangunan dalam bidang konstruksi memang tidak
pernah lepas dari masalah keselamatan kerja. Dari beberapa referensi, baik dari
dalam maupun luar negeri, kecelakaan struck -by merupakan kecelakaan yang
memiliki frekuensi terbesar ke dua pada proyek konstruksi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui frekuensi, dampak, dan faktor penyebab terjadinya
kecelakaan kerja struck -by pada proyek konstruksi di Surabaya. Selain itu juga
untuk mengetahui sistem pertahanan keselamatan kerja apa saja yang efektif
untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja struck -by di Surabaya. Pengumpulan
data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang ditujukan kepada para
pekerja dan staf pada beberapa perusahaan kontraktor di Surabaya.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kecelakaan kerja struck-by yang
mempunyai frekuensi terbanyak adalah terkena debu/serbuk gergaji dimata dan
dampak yang terbesar adalah tertabrak peralatan berat . Faktor penyebab
kecelakaan struck -by yang paling sering muncul adalah gas/uap/kabut/asap dan
kondisi berdebu. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang paling efektif
adalah dengan melakukan perawatan alat - alat kerja yang baik setiap mau
melakukan pekerjaan proyek yang mana dapat dikelompokkan dalam faktor
manajemen.