Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan dalam industri perbankan di era globalisasi. Penerapan prinsip keberlanjutan melalui aspek Environmental, Social, dan Governance (ESG) dinilai mampu meningkatkan reputasi perusahaan, memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, serta mendorong efisiensi operasional yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh setiap aspek ESG dan juga secara keseluruhan terhadap kinerja keuangan perbankan yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan basis data Refinitiv. Sampel penelitian terdiri dari perbankan yang terdaftar di BEI dan memiliki data ESG lengkap selama periode penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan diawali dengan melakukan uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Score dan Social Score berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan Governance Score tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ROA. Selain itu, ESG Score secara keseluruhan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perbankan. Temuan ini sejalan dengan Resource Based View Theory dan Stakeholder Theory yang menjelaskan bahwa pengelolaan praktik keberlanjutan dapat menjadi sumber keunggulan kompetitif serta meningkatkan dukungan dari para pemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penerapan ESG secara terpadu dapat menjadi strategi penting bagi perbankan dalam meningkatkan kinerja keuangan dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.