Harga emas Antam (Logam Mulia) mengalami tren kenaikan yang sangat signifikan sepanjang tahun 2025, bahkan
hingga akhir Januari (29/01) 2026 ini, harga jualnya sempat menyentuh di atas Rp 3.100.000 per gram. Pakar ekonomi Universitas Kristen (UK) Petra, Surabaya, Dr. Dra. Nanik Linawati, MM., mengungkapkan bahwa pergerakan harga emas ini
terbagi menjadi dua jenis, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Penyebab dari fenomena ini sendiri sangatlah kompleks. Mulai dari eskalasi konflik di berbagai kawasan, kebijakan tarif tinggi dari pemimpin dunia, hingga retorika politik Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump turut berperan dalam menciptakan iklim investasi yang "liar" saat ini. Sebab kenaikan ini bukan lagi dipicu oleh permintaan normal perhiasan, melainkan krisis kepercayaan investor yang mulai
meninggalkan aset produktif (kripto, saham, deposito, dan lain-lain), hanya demi menyelamatkan harta.“ Lonjakan tidak wajar ini jadi indikator kuat bahwa dunia tengah bergerak ke ambang resesi.