Pembelajaran Teknik Elektro di Universitas Kristen Petra masih berfokus pada teori sehingga diperlukan media praktikum untuk memahami penerapan kontrol nyata. Penelitian ini merancang alat peraga pengendalian suhu berbasis PLC untuk mendemonstrasikan kontrol PID menggunakan sensor RTD Pt100, Thermocouple, dan LM35. Sistem memanaskan air hingga set point, mencatat respons suhu terhadap waktu, serta diberi gangguan berupa penambahan atau pengurangan air untuk melihat kinerja PID. PLC diprogram menggunakan Instruction Block untuk membaca sinyal analog dan mengatur pemanas. Hasil menunjukkan PID lebih stabil dan efisien dibandingkan kontrol on-off, sehingga alat ini efektif sebagai alat praktikum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan perangkat keras dan pemrograman PLC dengan Instruction Block untuk mengimplementasikan algoritma PID. PLC membaca sinyal analog dari sensor suhu (0V–10V) dan mengendalikan daya elemen pemanas melalui output analog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroler PID mampu menjaga suhu air secara lebih stabil dan efisien dibandingkan kontroler on-off, ditunjukkan oleh berkurangnya fluktuasi suhu dan penggunaan daya yang lebih optimal.