Industri baja ringan merupakan sektor yang terus berkembang dan memiliki prospek menjanjikan di Indonesia. Namun, meskipun kinerja penjualan menunjukkan hasil yang cukup baik, perusahaan manufaktur baja ringan yang menjadi objek penelitian justru mengalami penurunan profitabilitas tanpa pemahaman yang jelas akan penyebabnya. Balanced Scorecard sebagai alat ukur kinerja yang menyeluruh menjadi jawaban yang tepat untuk menghadapi permasalahan ini. Balanced Scorecard memberikan gambaran yang nyata dan komprehensif mengenai kinerja perusahaan tidak hanya pada sisi keuangan tetapi juga sisi non-keuangan. Balanced Scorecard juga menilai kinerja secara agregat sekaligus mengungkap titik lemah perusahaan, seperti efisiensi produksi dan optimalisasi pemasaran, yang harus menjadi fokus yang lebih penting dalam menjaga keberlangsungan hidup perusahaan. Proyek ini menegaskan peran Balanced Scorecard tidak hanya sebagai alat diagnostik, tetapi juga sebagai panduan strategis yang melalui penerapannya, manajemen dapat merespons persaingan yang semakin kompetitif sekaligus merefleksikan tantangan internal dan merumuskan langkah perbaikan guna meningkatkan daya saing serta keberlanjutan jangka panjang.