Atlas Sports Club merupakan salah satu pusat kebugaran terbesar di Surabaya yang menghadapi tantangan dalam aspek interior, seperti pencahayaan yang kurang optimal, desain yang usang, dan suasana ruang yang tidak mendukung aktivitas pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang interior Atlas Sports Club dengan pendekatan user-centric melalui optimalisasi pencahayaan dan penerapan konsep Social Factory. Metode yang digunakan mengikuti tahapan desain: understand, ideate, prototype, dan test. Hasil perancangan menunjukkan bahwa integrasi elemen industrial dengan pencahayaan ambient serta pola sirkulasi melingkar pada area sosial berhasil menciptakan ruang yang ramah dan interaktif, sementara zona fitness dirancang lebih dinamis untuk mendukung aktivitas fisik intensif. Desain ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna serta memperkuat citra Atlas sebagai gym modern dan inklusif.