Survei awal penerapan konsep agile (lincah) pada beberapa proyek konstruksi di Surabaya

Skripsi ini membahas survei awal penerapan konsep agile (lincah) pada beberapa proyek konstruksi di Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah kegagalan, keterlambatan, dan biaya membengkak proyek akibat manajemen proyek yang kurang efektif. Konsep agile (lincah) yang awalnya dikembangkan untuk industri IT terbukti efektif dalam manajemen proyek, sehingga mulai diterapkan di industri lain. Penelitian ini meneliti penerapan konsep agile (lincah) pada proyek di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang berisi pernyataan terkait persetujuan responden terhadap konsep agile (lincah), tingkat penerapan aktivitas agile (lincah) pada proyek di Surabaya, dan pendapat responden terkait karakteristik proyek yang cocok diterapkan konsep agile (lincah). Hasil penelitian menyebutkan responden berpendapat bahwa konsep agile (lincah) telah sering diterapkan di proyek konstruksi di Surabaya walaupun belum selalu diterapkan. Responden berpendapat bahwa jenis proyek yang paling cocok menerapkan konsep agile (lincah) adalah proyek dengan skala menengah, kompleksitas sederhana, dan fase proyek konstruksi.

MARIO VINSENZIO SOEDHARTA Paulus Nugraha (Advisor 1); Doddy Prayogo S.T. (Examination Committee 1); Angela Jasmine Tanya Tjahyana, S.T., M.T. (Examination Committee 2) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 00012812/SIP/2025; Mario Vinsenzio Soedharta (B11200107) CONSTRUCTION PROJECTS--MANAGEMENT; AGILE PROJECT MANAGEMENT; PROJECT MANAGEMENT--EVALUATION

Files