Upaya penurunan risiko postural stress pada bagian premix manual PT Japfa Comfeed Indonesia unit Buduran

Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan pakan ternak, tepatnya di bagian premix manual. Selama melakukan tugas kerja sehari-hari, ditemukan adanya postur tubuh yang dapat menyebabkan risiko postural stress. Postural stress merupakan beban kerja yang diperoleh dari postur tubuh tidak ergonomis, gerakan repetitif, dan posisi statis yang dapat memberikan dampak buruk pada bagian tubuh tertentu. Wawancara kepada 10 pekerja premix manual dilakukan untuk mengetahui apakah pekerja premix manual memiliki keluhan terkait dengan postural stress. Hasil dari wawancara tersebut, terdapat beberapa keluhan Moskuloskeletal Disorders (MSDs) di beberapa bagian tubuh pekerja premix manual, seperti punggung, bahu, dan pinggul. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui persepsi pekerja dan RULA untuk analisa terkait dengan risiko postural stress. Kuesioner NBM disebarkan ke 21 pekerja premix manual selama 5 hari, pada saat sebelum dan sesudah bekerja. Hasil dari kuesioner tersebut, didapati bahwa 15 dari 21 responden memiliki keluhan pada beberapa bagian tubuh, seperti punggung, leher bagian bawah, pundak sebelah kanan, pinggang, pinggul, dan kaki. Berdasarkan hasil perhitungan tingkat risiko postural stress menggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) terhadap 5 postur yang tidak ergonomis, didapati hasil skor 4 (perbaikan mungkin diperlukan) hingga 5 (perlu adanya perbaikan dalam waktu dekat). Sehingga diperlukan usulan yang tepat untuk meminimalisir risiko postural stress pada pekerja premix manual. Usulan perbaikan dilakukan dengan merancang layout standar yang disesuaikan dengan data antropometri menggunakan persentil 5 dan 50. Usulan lainnya adalah penggantian alat bantu kerja serta penyusunan SOP stretching. Setelah implementasi layout usulan, didapati rata-rata selisih skor keluhan pada kuesioner NBM menurun signifikan dari 3,4 menjadi 0,6. Selain itu, skor penilaian RULA juga mengalami penurunan dari 4 menjadi 2 (postur dapat diterima). Berdasarkan hasil menurunnya skor RULA dan kuesioner NBM maka dapat dikatakan bahwa layout work station kondisi usulan terbukti dapat menurunkan risiko postural stress dan mengatasi keluhan terkait dengan MSDs yang dialami oleh operator.

MESAKH HANS KURNIAWAN Debora Anne Yang Aysia (Advisor 1); Dr. Drs. I Nyoman Sutapa, M.Sc.nat. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 01022716/IND/2025; Mesakh Hans Kurniawan (C13210038) HUMAN ENGINEERING; FACTORIES--SAFETY MEASURES; INDUSTRIAL SAFETY

Files