PT X memiliki kebutuhan untuk mengetahui distribusi temperatur pada oven T6, karena dapat mempengaruhi properti material aluminium alloy 6061 seperti kekerasan dan UTS (Ultimate Tensile Strength) yang digunakan untuk frame sepeda. Untuk mengetahui distribusi temperatur tersebut, penelitian ini dilakukan dengan mengukur kecepatan udara masuk (inlet) pada tiga bagian oven milik PT X, yaitu bagian depan, tengah dan belakang. Lalu dilanjutkan dengan pengukuran temperatur oven dekat frame untuk validasi simulasi. Setelah itu dilanjutkan dengan membangun computational domain sesuai geometri oven dan posisi frame didalamnya. Boundary conditions dimasukkan berdasarkan kondisi aktual oven, dilanjutkan dengan proses meshing dan simulasi menggunakan CFD (Computational Fluid Dynamics) dengan tabel temperatur-waktu. Simulasi dilakukan secara terpisah untuk setiap kecepatan inlet. Dari pengukuran menggunakan anemometer didapat kecepatan aliran udara di inlet oven sebesar 3.1 m/s di bagian depan oven, 1.1 m/s di bagian tengah, dan 2.8 m/s di bagian belakang oven. Validasi simulasi dilakukan dengan membandingkan temperatur dekat frame di simulasi terhadap data pada temperatur thermocouple, dengan error maksimum sekitar 5%. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada bagian tengah oven, temperatur pada rak paling atas frame masih belum merata (140–180 °C). Sedangkan pada bagian depan dan belakang oven, temperatur frame relatif merata di kisaran temperatur 228.0–228.7 °C di seluruh tingkat rak.