Generasi Alpha tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi, dengan paparan gadget dan internet sejak usia dini. Meskipun teknologi bermanfaat, konsumsi konten digital yang tidak dikontrol berpotensi menghambat perkembangan anak, termasuk meningkatkan risiko speech delay. Berdasarkan isu ini, dirancang media edukatif yang bertujuan memberikan informasi kepada orang tua sekaligus mendorong interaksi aktif dan emosional dengan anak. Media ini juga mengajak orang tua untuk lebih bijak dalam membatasi serta mengawasi penggunaan gadget anak. Penelitian dilakukan melalui metode wawancara, observasi, internet, serta studi literatur yang dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan 5W+1H. Dengan membangun kebiasaan komunikasi yang positif dalam suasana yang menyenangkan, pendekatan ini diharapkan mampu mendorong kesadaran orang tua untuk lebih terlibat secara emosional dan aktif dalam proses tumbuh kembang anak, sekaligus mengurangi ketergantungan anak pada konsumsi media digital pasif.