Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap minat beli konsumen dengan brand image dan electronic word of mouth (e-WOM) sebagai variabel mediasi. Studi ini dilakukan pada konsumen Café Honeyst_id di Surabaya menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 145 responden dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, seperti pernah mengunjungi café dan terpapar konten media sosial resmi Honeyst_id. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis Google Form dengan skala Likert lima poin, serta didukung oleh data sekunder dari literatur relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif terhadap brand image, e-WOM, dan minat beli. Selain itu, brand image dan e-WOM terbukti mampu memediasi hubungan antara social media marketing dan minat beli secara signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pemasaran digital di sektor kuliner dan menekankan pentingnya komunikasi dua arah serta penguatan citra merek melalui platform digital.