Fasilitas kebugaran jasmani dan rohani di Surabaya

Tingginya tingkat burnout pada kelompok dewasa awal menjadi perhatian serius dalam konteks kehidupan urban yang serba cepat dan penuh tekanan. Kota Surabaya sebagai kota metropolitan belum menyediakan fasilitas yang secara holistik mampu mewadahi kebutuhan jasmani dan rohani untuk merespons kondisi tersebut. Oleh karena itu, di rancanglah fasilitas kebugaran jasmani dan rohani yang mengintegrasikan berbagai aktivitas positif seperti olahraga, meditasi, terapi seni, dan ruang kreatif. Desain fasilitas ini menggabungkan pendekatan healing architecture dan perilaku pengguna untuk menciptakan suasana ruang yang adaptif dan terapeutik. Konsep “Oase Tengah Kota” menjadi landasan utama dalam menghadirkan ruang teduh di tengah hiruk-pikuk kota, dengan penataan zonasi berdasarkan intensitas kebisingan serta integrasi elemen alam untuk stimulasi multisensori. Hasil rancangan mencerminkan solusi desain arsitektural yang tanggap terhadap isu burnout dan mendorong pemulihan emosional serta pengembangan diri pengguna.

PRISCILLA ALLODYA MINTALANGI Lilianny Sigit Arifin (Advisor 1); Eunike Kristi Julistiono, S.T., M.Des.Sc., Ph.D. (Examination Committee 1); Ir. Stephanus Wirawan Dharmatanna, S.T., M.Ars. (Examination Committee 2); Dr. Ir. Joyce Marcella Laurens, M.Arch. (Examination Committee 3); Elvina Shanggrama Wijaya, S.T., M.T. (Examination Committee 4); Aris Budhiyanto (Examination Committee 5) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Perancangan Arsitektur Laporan Perancangan Arsitektur No. 00024649/ARS/2022; Priscilla Allodya Mintalangi (B12210025) SPORTS FACILITIES--DESIGNS AND PLANS; MENTAL HEALTH FACILITIES

Files