Penelitian ini membahas representasi komunikasi antar budaya dalam mewujudkan perdamaian umat beragama pada film Glenn Fredly The Movie. Latar belakang pada film ini adalah konflik antar umat beragama yang pernah terjadi di Kota Ambon pada tahun 1999 hingga 2002, serta menceritakan bagaimana budaya lokal Ambon yakni musik digunakan oleh Glenn Fredly untuk menciptakan perdamaian antar umat beragama di Kota Ambon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana film tersebut merepresentasikan komunikasi antar budaya dalam mewujudkan perdamaian umat beragama di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes yang terdiri dari dua tahap. Tahap pertama yakni denotasi, konotasi, lalu tahap kedua adalah mitos. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa film ini menampilkan musik sebagai jembatan komunikasi antar budaya dalam mewujudkan perdamaian umat beragama di Kota Ambon. Selain itu, nilai kasih juga direpresentasikan sebagai dasar dalam membangun toleransi antar umat beragama di kalangan masyarakat Ambon. Film ini memperlihatkan bahwa komunikasi antar budaya dapat terjalin tidak hanya melalui dialog verbal, tetapi juga melalui ekspresi budaya lokal, yakni musik yang menjadi jembatan proses komunikasi.