Fesyen telah menjadi bagian dari penampilan dan gaya hidup yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat, terkhususnya bagi kaum Gen Z saat ini. Perkembangan tren fesyen yang meningkat pesat di Indonesia kemudian memicu persaingan sengit dalam industri fesyen demi menghasilkan produk yang trendi, sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, sebuah brand membutuhkan strategi branding yang tepat agar mudah dikenali oleh target market atau konsumennya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis strategi rebranding yang telah dirancang oleh Exsport agar tetap relevan dan bertahan di tengah perubahan zaman dengan memahami pola perilaku konsumen yang dituju saat ini. Metode penelitian yang dipakai berupa analisis kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi literatur, sedangkan metode analisis data menggunakan analisis marketing mix 7P, segmentasi pasar, dan SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rebranding dapat menjadi langkah strategis dalam mempertahankan bahkan mengembangkan Exsport. Berdasarkan analisis, dorongan dari faktor internal berkaitan dengan struktur perusahaan dan penjualan yang didominasi oleh konsumen perempuan, sejalan dengan faktor eksternal di mana terjadi peningkatan minat konsumen di kalangan Gen Z terhadap trend fashion terkini. Sehingga, hasil dari strategi rebranding ini kemudian diterapkan melalui transformasi identitas visual dengan adanya pergantian “wajah” ke arah yang dinamis dan eksploratif sesuai dengan karakteristik target market tanpa meninggalkan esensi dari brand soul yang dimiliki sebagai “The Explorers”.