Desa Mojotrisno di Kecamatan Mojoagung, Jombang, memiliki potensi Sumber Daya Alam yang dapat dimanfaatkan. Salah satunya yakni ketersediaan bambu yang cukup banyak di lingkungan desa. Namun sangat disayangkan potensi tersebut belum mampu dikembangkan secara maksimal oleh warga setempat. Hal itulah yang kemudian mendorong mahasiswa program studi Arsitektur Universitas Kristen (UK) Petra bersama komunitas Sahabat Bambu membuat sebuah pos santai
(pos cangkruk) dari bahan bambu. Sebelumnya para mahasiswa telah melakukan public hearing dengan warga untuk
menentukan desain yang dipilih. Lalu dibuat secara nyata secara bertahap mulai tanggal 21 Mei oleh dosen dan 20 maha siswa UK Petra bersama komunitas Sahabat Bambu. Pembuatan pos cangkruk ini menggunakan teknik bambu lengkung dengan ukuran 4x7 meter dengan ketinggian mencapai 3 meter.