Pengaruh karakteristik dewan direksi dan dewan komisaris independen terhadap restatement

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari karakteristik dewan meliputi jumlah dewan direksi (board size), keberadaan wanita dalam dewan direksi (board gender), dewan komisaris independen (board independence) dan CEO overconfidence terhadap restatement. Variabel independen dalam penelitian ini adalah jumlah dewan direksi, keberadaan wanita dalam dewan direksi dan CEO overconfidence yang diukur dengan menggunakan skala nominal, sedangkan dewan komisaris independen diukur dengan menggunakan skala rasio. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah restatement yang diukur dengan variabel dummy. Sampel yang digunakan sebesar 132 pengamatan dari perusahaan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 hingga 2020. Data yang digunakan diperoleh dari laporan tahunan perusahaan dan Bloomberg. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa jumlah dewan direksi dan dewan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap terjadinya restatement. Namun keberadaan wanita dalam dewan direksi berpengaruh signifikan negatif dan CEO overconfidence berpengaruh signifikan positif terhadap terjadinya restatement.

BELINDA; VIVIAN LINARDI Sany (Advisor 1); Devie (Examination Committee 1); Saarce Elsye Hatane (Examination Committee 2) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 32011827/AKT/2022; Belinda (D12180137), Vivian Linardi (D12180080) FINANCIAL STATEMENTS; CORPORATION REPORTS; CORPORATIONS--ACCOUNTING

Files