Pengaruh ukuran serbuk ban bekas sebagai pengganti agregat halus pada campuran aspal emulsi dingin dengan filler fly ash tipe-c

Penelitian ini dilakukan karena semakin pesatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia sehingga dibutuhkan campuran aspal yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED), agregat bergradasi rapat tipe IV, fly ash sebagai Filler dan serbuk ban bekas sebagai pengganti agregat halus lolos ayakan no 8. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran serbuk ban bekas dan fly ash terhadap karakteristik campuran aspal emulsi dingin. Penelitian ini menggunakan kadar aspal 8% dan fly ash sebesar 2% dari berat agregat dengan variasi ukuran ban bekas mesh 20, 40, dan 60 dari berat total campuran. Dari hasil pengujian ini ukuran serbuk ban bekas berpengaruh terhadap parameter marshall, ukuran serbuk ban bekas dengan ukuran yang paling halus yaitu mesh 60 menunjukkan nilai stabilitas dan nilai VIM yang paling baik. Faktor dari lamanya curing time juga sangat mempengaruhi nilai dari stabilitas, nilai stabilitas terbesar terdapat pada hari ke-7.

YOEL WUISAN; KEVIN RONALDO GOTAMA Paravita Sri Wulandari (Advisor 1); Harry Patmadjaja (Advisor 2); Dr. Rudy Setiawan, S.T., M.T. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 21012276/SIP/2018; Yoel Wuisan (21414175), Kevin R. Gotama (21414224) ASPHALT CONCRETE; ASPHALT EMULSION MIXTURES

Files