Kongres IV Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dimulai pada 9 April 2015 di Bali mengukuhkan Megawati Soekarno Putri seabagi ketua umum untuk periode 2015-2020 dikarenakan keberhasilannya dalam mengantarkan PDIP menjadi peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Umum Legislatif 2014. Mega cenderung menimbang kalkulasi politik berdasar keinginan grassroots (akar rumput) ketimbang pola lobi politik yang elitis. Mega membudayakan pola pencalonan kader berdasar pretasi yang telah dirasakan masyarakat, sementara Kiemas cenderung menerapkan kalkulasi politik berdasar jumlah kursi DPR/DPRD sekaligus melakukan manuver dan lobi-lobi politik secara elitis.