Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penghasilan, pengetahuan manajemen risiko, dan nilai pertanggungan kematian dari perusahaan terhadap kebutuhan asuransi jiwa (studi kasus pada middle manager dan top manager PT X Surabaya). Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan populasi yaitu seluruh middle manager dan top manager PT X Surabaya sebagai responden. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis crosstabulation, partial least square (PLS), dan independent sample t-test.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan manajemen risiko dan nilai pertanggungan kematian berpengaruh signifikan terhadap kebutuhan asuransi jiwa. Namun, penghasilan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebutuhan asuransi jiwa.