Wawali, Arif Afandi mengungkapkan bahwa karikatur merupakan cerminan dari potret-potret kegelisahan yang saat ini melanda masyarakat. Potret itu termasuk isu-isu kampanye caleg yang saat ini marak. Seperti kartunis dari media besar yang menggambarkan caleg sedang berkampanye penuh semangat. Tapi saking semangatnya, rahang mulutnya tak bisa terkatup, sehingga dibawa ke sangkal putung (pengobatan alternatif ). Atau juga kartunis lain, Yudi Sutanto dari Surabaya Post lewat kelihaiannya dia meneruskan goresannya menjadi kartu petani menggunakan caping, dengan tulisan, jangan salah pilih. Sedangkan kartunis senior asal Surabaya, Gatot Mudjianto mengungkapkan, dalam dunia seni kartun sendiri dibagi menjadi tiga macam yakni, kartun canda, kartun strip dan kartun opini atau karikatur. Kartun canda yang memuat kelucuan saja. Sedangkan kartu strip merupakan kartun yang terdiri atas beberapa sikuen atau bisa disebut komik. Sementara kartun opini atau karikatur, kartu yang memuat kritik tapi tetap disertai humor. Seperti yang dipamerkan di UK Petra.