Proses Direct Chill Casting (DCC) pada umumnya digunakan untuk menghasilkan ingot. Profil permukaan ingot yang dihasilkan bergantung pada parameter pada proses DCC itu sendiri. Salah satu parameter yang berpengaruh adalah laju pendinginan. Dalam penelitian ini digunakan laju pendinginan untuk mengetahui sejauh mana pengaruhnya dalam menghasilkan produk cor dengan permukaan yang lebih halus dan pengaruhnya terhadap sifat mekanik. Laju pendinginan dikontrol dengan menggunakan nozzle yang mempunyai variasi diameter 0,5 mm, 1 mm dan 1,5 mm. Sedangkan parameter-parameter lain yang juga berpengaruh pada produk cor di-setting sama dengan penelitian sebelumnya. Diameter cetakan yang digunakan mempunyai ukuran 70 mm. Penelitian ini belum berhasil dalam menyiapkan sample produk DCC. Hanya didapatkan panjang produk DCC pada kisaran 64 mm sampai dengan 166 mm. Penyebab ketidak berhasilan ini adalah kesalahan pemilihan material (ingot). Berdasarkan uji spectrometer ingot, terdapat beberapa unsur dalam Aluminium yang menyebabkan ketidak berhasilan penelitian ini yaitu unsur silikon (Si) yang mempengaruhi fluiditas logam Al, kalsium (Ca) yang membantu penyerapan gas hidrogen.
Author
(24401085) WIDHYO SAPUTRO
Contributor
(91-019) Soejono Tjitro
(94-016) Juliana Anggono
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2008
Subject
1. ALUMINIUM FOUNDING
2. CONTINUOUS CASTING
Keyword
direct chill casting, cooling rate, nozzle, ingot
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Mesin S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 01010842/MES/2008; Widhyo Saputro (24401085)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made