PT. X menggunakan Al seri 7050 untuk material cetakan blow molding. Penelitian sebelumnya telah melakukan solution treatment dengan skala spesimen berhasil meningkatkan kekerasan 20%. Tujuan penelitian menerapkan solution treatment pada skala penuh atau cetakan sesungguhnya dengan memvariasi waktu solution treatment. Sebelum dilakukan proses solution treatment cetakan dilakukan proses karakterisasi. Proses karakterisasi dilakukan dengan pengujian komposisi, struktur mikro dan juga kekerasan, kemudian dilanjutkan dengan proses solution treatment. Proses solution treatment dilakukan dengan memanaskan material temperatur 477oC dengan variasi waktu solution treatment 50menit, 55menit dan 60menit. Setelah proses solution treatment cetakan diproses quenching dengan media air pada suhu kamar dan dilanjutkan proses aging pada suhu 140oC selama 30jam. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekerasan cetakan blow molding meningkat 18% dengan waktu solution treatment 60 menit.
Author
(24402039) YOHANES BARRY PURWANTO
Contributor
(94-016) Juliana Anggono
(91-019) Soejono Tjitro
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2008
Subject
1. MOLDING (FOUNDING)
Keyword
blow molding, solution treatment process, aluminum, hardness, aging process
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Mesin S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 01010869/MES/2008; Yohanes Barry Purwanto (24402039)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made