Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus di Ganjuran ini merupakan salah
satu pusat ibadah yang berada di daerah suburban di Bantul, Yogyakarta. Dengan
adanya Candi Tyas Dalem sebagai salah satu alternatif tempat ziarah Katolik di
area gereja ini, maka kehadiran gereja ini tidak bisa terlepas dari nilai- nilai dan
ritual- ritual Jawa yang digunakan. Hal ini menyebabkan diperlukannya fasilitas
tambahan di area gereja yang dikhususkan bagi para peziarah (devosan) yaitu
berupa losmen dan kios untuk peziarah, di samping tetap ada fungsi- fungsi utama
selain gereja itu sendiri yaitu berupa pastoran, kantor dewan paroki dan juga aula
paroki.
Melihat adanya keterkaitan antara konteks lokal setempat dan budaya yang
sebelumnya sudah ada, maka konsep desain ?Inkulturatif? dipakai dalam
perancangan bangunan gereja ini. Inkulturatif itu sendiri diartikan sebagai
penyesuaian atau percampuran antara dua hal, dalam hal ini yaitu unsur Katolik
dan unsur Jawa yang ada. Penerapan konsep desain inkulturatif dengan
pendekatan konteks lokal setempat dan pendalaman budaya ini dapat terlihat dari
konsep massa (penataan, bentukan dan ekspresi bangunannya), konsep zoning,
konsep sirkulasi, konsep penghawaan maupun konsep detailing (pemakaian
ornamen pada setiap elemen arsitektural yang ada).
Author
(22402091) MARIA LEVINA HIDAJAT
Contributor
(84-011) Lilianny Sigit Arifin
(81-007) J. Lukito Kartono
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2006
Subject
1. CHURCH ARCHITECTURE
2. CHURCHES
Keyword
catholic, church, facilities, design concept, architecture
Category
s1 - Laporan Perancangan Arsitektur (Program Studi Teknik Arsitektur S1)
Language
Indonesian
Rights
Laporan Perancangan Arsitektur No. 04132448/ARS/2006; Maria Levina (22402091)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made