Pengendalian inventori tidak bergerak perlu dilakukan, karena
menyimpan inventori, terlebih inventori tidak bergerak tidak menambah nilai
barang, bahkan menimbulkan biaya-biaya. Permasalahan yang ada di PT X saat
ini adalah penumpukan inventori packaging material tidak bergerak di
gudangnya. Inventori tidak bergerak tersebut per Februari 2006 telah
menimbulkan biaya simpan sebesar Rp 68.794.390,37. Untuk menyelesaikan
masalah ini, penyusun mengajukan beberapa usulan untuk mencegah maupun
menangani inventori tersebut. Usulan-usulan tersebut dianalisis dengan
menggunakan analisis biaya. Usulan yang bersifat mencegah adalah kerjasama
dengan supplier dan perancangan toleransi, dengan mensimulasikan usulan ini
pada data inventori MC dan IC tidak bergerak per Februari 2006, bisa dilakukan
penghematan sebesar Rp 20.833.932,58. Usulan yang berupa tindakan
penanganan adalah perancangan prosedur penanganan inventori tidak bergerak,
apabila usulan ini disimulasikan pada data inventori tidak bergerak per Februari
2006, bisa dilakukan penghematan maksimum sebesar Rp 68.794.390,37.
Author
(25402117) HENNY
(25402083) CHRISTIAN SURYO WIJAYA
Contributor
(89-015) Jani Rahardjo
(NA00000351) SOEWONDO BASOEKI
(NA00000350) YURI NJOTOWIDJOJO
(98-057) Tanti Octavia
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2006
Subject
1. INVENTORY CONTROL
2. MATERIALS MANAGEMENT
Keyword
obsolete inventory, cost, cost saving
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Industri S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 01041115/IND/2006; Christian Suryo Wijaya (25402083), Henny (25402117)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made