Sistem cascade dalam suatu penguat berarti mempunyai lebih dari satu
tingkat dalam konfigurasi rangkaiannya. Penguat sistem cascade menggunakan
JFET bertujuan untuk mendapatkan penguatan tegangan yang lebih besar dengan
impedansi masukan yang besar pula. Kecuali penguat cascade CS-CS, penguat
cascade menggunakan JFET tidak pernah dibahas dalam literatur yang ada.
Pada penguat sistem cascade menggunakan JFET dua tingkat ini
terdapat sembilan konfigurasi rangkaian, yaitu CS-CS, CS-CD, CS-CG, CD-CS,
CD-CD, CD-CG, CG-CS, CG-CD, dan CG-CG. Dari kesembilan konfigurasi itu
akan dilihat karakteristik penguatannya dan dibandingkan satu sama lain.
Digunakan JFET tipe 2N5457 dengan spesifikasi teknis IDSS = 5 mA dan
VGS(off) = -6 V serta ditetapkan salah satu parameter DC bias pada daerah aktif
yaitu IDQ = 2 mA. Pengujian yang dilakukan adalah dengan mengukur penguatan
tegangan yaitu memberikan variasi tegangan masukan dari 50 mV (Vp-p) sampai
1000 mV (Vp-p) dan dilihat besar penguatan tegangannya pada tegangan
keluaran. Pengujian dilakukan pada frekuensi 1 KHz. Dihasilkan beberapa
rekomendasi, satu diantaranya yaitu bahwa penguat cascade CS-CS adalah
penguat yang mempunyai penguatan tegangan terbesar.
Author
(23400155) TJAHJO KARTIKO DIRGANTORO
Contributor
(91-024) Resmana Lim
(02-033) Handry Khoswanto
(98-056) Hany Ferdinando
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2005
Subject
1. OPERATIONAL AMPLIFIERS
2. AMPLIFIERS (ELECTRONICS)
Keyword
jfet, cascade amplifier
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Elektro S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.02010757/ELK/2005; Tjahjo Kartiko Dirgantoro (23400155)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made