Pada proyek konstruksi perumahan, kontraktor merupakan pihak penyedia
jasa sedangkan pengembang merupakan konsumen jasa konstruksi. Pada proyek
konstruksi ini kerap timbul masalah yang akan mempengaruhi jalannya proyek dan
berdampak pada hubungan antara pihak kontraktor dengan pengembang. Hambatan
yang seringkali dihadapi oleh kontraktor adalah time overruns. Terjadinya time
overruns dapat memberikan dampak pada kepuasan konsumen.
Penelitian dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner terhadap
pengembang yang saat ini sedang melakukan pembangunan perumahaan di Surabaya
dengan harga jual Rp.500 juta beserta dengan kontraktornya.
Dari setiap faktor penyebab time overruns, kepuasan konsumen, dan
hubungan antara keduanya akan dianalisis secara deskriptif dengan distribusi
frekuensi, mean dan peringkat serta analisis inferensial dengan analisis chi-square.
Hasil analisa kuesioner menunjukkan bahwa gambar bestek yang kurang lengkap dan
rencana kerja pengembang yang berubah-ubah merupakan penyebab terjadinya time
overruns. Sedangkan faktor yang paling mempengaruhi kepuasan konsumen menurut
pengembang dan kontraktor adalah kualitas produk dan timeliness. Lebih lanjut,
terjadinya time overruns mempengaruhi kepuasan konsumen dalam hal kualitas,
kredibilitas dan timeliness.
Author
(21403134) KEZIA IRWAN AGUS PUTRI
(21403005) FRANSISKA DWI YUNIATI B
Contributor
(79-005) Herry Pintardi Chandra
(99-011) Sentosa Limanto
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2007
Subject
1. CONSTRUCTION INDUSTRY-MANAGEMENT
Keyword
residential, developer, contractor, time overruns, customer satisfaction
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 21011552/SIP/2007; Fransiska Dwi Yuniati Boediono (21403005), Kezia Irwan Agus Putri (21403134)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made