Sebuah survey mengemukakan bahwa downward communication yang
terjadi pada seratus perusahaan, diperkirakan sebanyak delapan puluh persen
mengalami kejadian bahwa informasi menjadi tidak akurat setelah melewati
beberapa level. Sebagian atasan dalam direktorat yang ada di PT. Pembangkitan
Jawa-Bali Surabaya tidak memberikan informasi secara maksimal dalam proses
downward communication. Oleh karena itu, melalui audit komunikasi dengan
metode pengalaman komunikasi yang bisa dijabarkan melalui proses
penyampaian pesan, gaya komunikasi, keterbukaan dan kejujuran, partisipasi
anggota organisasi, reward dan punishment, umpan balik bawahan, media
komunikasi, dan model komunikasi. Dapat disimpulkan peristiwa-peristiwa
komunikasi yang sukses dan gagal. Pengalaman komunikasi direktorat dalam
downward communication bergantung pada bagaimana atasan bertindak dan
bagaimana bawahan menyikapinya. Memberikan penilaian mengenai peristiwa
komunikasi yang sukses atau gagal merupakan hal yang sangat relatif, karena
pemahaman antara individu yang satu dengan yang lain pasti berbeda. Intinya
adalah bagaimana komunikator yang dalam hal ini adalah atasan dapat
memanfaatkan situasi, kondisi, media, dan apapun yang menunjang agar
komunikasi yang terjadi sukses atau berhasil.
Author
(51402071) SULISTIOWATI
Contributor
(03-037) Prida Ariani Ambar Astuti
(06-016) Gatut Priyowidodo
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2007
Subject
1. COMMUNICATION
2. COMMUNICATION IN MANAGEMENT
Keyword
downward communication, communication audit, communication experience
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Ilmu Komunikasi)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 10010243/KOM/2007; Sulistiowati (51402071)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made