Penambahan magnesium sebagai wetting agent pada proses peleburan aluminium dengan serbuk kulit kerang laut (Ca) ternyata dapat mengikat Ca sehingga dapat masuk ke dalam matrik Al. Dalam penelitian ini akan digunakan metode stir casting yaitu sistem peleburan logam aluminium dengan cara pengadukan. Eksperimen dilakukan dengan cara melakukan pengecoran Al dengan penambahan 5% serbuk kulit kerang laut (Anadara Granosa) dan 10% Mg dengan variasi kecepatan pengadukan 320 rpm, 500 rpm, 700 rpm selama 30 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan bertambahnya kecepatan pengadukan terjadi peningkatan terhadap angka kekerasan. Hasil analisa SEM dan EDX pada spesimen campuran 5% berat (17.5gram) serbuk kulit kerang laut dan 10% berat (35gram) Mg menunjukkan adanya unsur Ca yang masuk membentuk senyawa pada batas butir dalam matrik Al. Hasil pengujian microhardness didapatkan angka kekerasan yang lebih tinggi yakni sebesar 250 HV pada fasa yang mengandung unsur Ca dan Mg yang intensitasnya lebih tinggi dibanding pada fasa yang tidak mengandung Ca dan intensitas Mg yang lebih rendah yakni sebesar 111 HV.
Author
(24402064) YUDY HENDRO PUTRANTO
Contributor
(94-016) Juliana Anggono
(91-019) Soejono Tjitro
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2007
Subject
1. METAL WORK
2. MOLDING (FOUNDING)
3. ALUMINIUM CASTINGS
Keyword
stir casting, magnesium, skin powder of seashell, SEM and edx, microhardness
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Mesin S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 01010812/MES/2007; Yudy Hendro Putranto (24402064)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made