Dalam pemilihan proses produksi, metode yang akan digunakan biasanya
bermacam-macam disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Metode yang dipakai
akan berpengaruh terhadap struktur mikro yang terbentuk dan sifat mekanisnya. Dari
penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat mekanis dan struktur mikro
antara direct chill casting dan permanent mold casting, metode apa yang akan dipilih
jika akan memproduksi silinder pejal.
Pemilihan jenis metode didasarkan pada kualitas hasil cor untuk
menghasilkan silinder pejal. Kualitas produk cor silinder pejal tersebut diteliti
struktur mikro, kekerasan, serta kekuatan tariknya, apakah dipengaruhi oleh metode
yang digunakan dan temperature tuangnya. Variasi temperature yang digunakan
adalah 750 o C, 775 o C, 800 o C.
Kualitas produk silinder pejal yang telah diteliti struktur mikro, kekerasan
serta kekuatan tarik dipengaruhi oleh metode yang digunakan dan temperature tuang
yang digunakan serta posisi. Dari kedua metode diatas, memiliki sifat mekanis yang
hampir sama dan struktur mikro yang sama pula namun berbeda dalam hal ukuran.
Dari hasil percobaan kedua metode tersebut secara garis besar metode Direct Chill
Casting mempunyai hasil yang baik ditinjau dari kekerasan dan kekuatan tariknya.
Author
(24400014) JOHN SAN
Contributor
(03-014) TOMY SUHARTOJO
(91-019) Soejono Tjitro
(87-007) Oegik Soegihardjo
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2004
Subject
1. MOLDING (FOUNDING)
2. CONTINUOUS CASTING
Keyword
direct chill casting, permanent mold casting, micro structure, tensile strength, hardness rockwell b, manufacture, engineering
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Mesin S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 010645/MES/2004; John San (24400014)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made