Maha Vihara Majapahit merupakan sebuah tempat beribadah umat
beragama Buddha yang berlokasi di Desa Bejijong, Kota Mojokerto, Jawa Timur.
Objek penelitian menggunakan desain interior dan arsitektur ruang Dhammasala
yang mengacu pada akulturasi budaya Jawa dengan tradisi Buddhist. Interior
ruang Dhammasala ini mengandung identitas budaya Jawa, antara lain arsitektur
hingga ragam hias Jawa. Dalam penelitian ini yang dibahas ialah sejauh mana
proses akulturasi budaya Jawa dengan tradisi Buddhist dapat diterapkan pada
objek penelitian, pengumpulan data dilakukan dengan studi referensi,observasi,
dan wawancara langsung dengan membandingkan antara budaya Jawa dengan
tradisi Buddhist pada ruang Dhammasala Maha Vihara Majapahit, menggunakan
metode deskriptif dengan tabel yang disertai gambar, dan foto, maka dapat
diketahui pola akulturasi budaya Jawa dengan tradisi Buddhist pada ruang
Dhammasala tersebut, kondisi yang paling dominan terjadi adalah absorbsi
budaya Jawa kedalam tradisi Buddhist, hal ini terjadi karena adanya aplikasi
budaya Jawa yang dominan kedalam sebuah Vihara yang menganut tradisi
Buddhist.
Author
(41402057) KURNIAWAN LIMANTO
Contributor
(07-002) Diana Thamrin,S.Sn.
(81-007) J. Lukito Kartono
(46061) SOEPONO SASONGKO
(03-007) Ronald Hasudungan Irianto
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2007
Subject
1. TEMPLES, BUDDHIST-DECORATION
2. CULTURAL CENTERS-DECORATION
Keyword
aculturation of culture, interior, majapahit wihara
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Desain Interior)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.00010470/DIN/2007; Kurniawan Limanto (41402057)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made