Beban non linier seperti komputer, printer, dan sebagainya telah
digunakan secara luas dewasa ini. Masalah utama yang ditimbulkan oleh beban
non linier ini adalah harmonisa. Harmonisa merupakan gangguan dalam sistem
distribusi listrik.
Dalam Tugas Akhir ini, dilakukan pengukuran harmonisa pada trafo tiang.
Trafo tiang yang diukur berada di daerah Tambak Rejo, Nirwana, Jalan Durian,
dan Wadung Asri yang merupakan area perumahan dan sosial.
Setelah dianalisa, diperoleh bahwa semakin besar pembebanan pada trafo,
maka rasio ISC / IL akan semakin kecil sehingga standar THD arus akan turun.
Oleh karena itu pada pembebanan yang tinggi, THD arus dapat melebihi standar.
Selain itu, rugi - rugi trafo tiang juga bertambah akibat adanya harmonisa.
Pertambahan rugi - rugi trafo tiang yang paling besar pada trafo tiang 100 kVA di
Wadung Asri (pembebanan 81%), yaitu sebesar 6%.
Author
(23400004) YOHANES CIPTA WIJAYA
Contributor
(01-016) Julius Sentosa Setiadji
(91-001) Emmy Hosea
(61-167) M. TABRANI MACHMUDSYAH
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2004
Subject
1. ELECTRIC TRANSFORMERS
Keyword
harmonic, pole transformer, rungkut, pln
Category
s1 - Tugas Akhir (Program Studi Teknik Elektro S1)
Language
Indonesian
Rights
Tugas Akhir No. 01010492/ELK/2004; Yohanes Cipta Wijaya (23400004)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made