Penetrasi klorida pada struktur beton bertulang dipengaruhi beberapa
faktor misalnya faktor air semen, kadar semen, serta umur beton dan kondisi
lingkungan. Pada penelitian ini digunakan tes non-steady state migration sesuai
standart NordTest 492 dengan material lokal.
Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi faktor air semen, maka beton
akan menjadi semakin porous karena semakin banyak alur-alur yang menjadi
jalan keluar air ke permukaan beton sehingga ion-ion klorida akan mudah masuk
ke dalam beton. Dengan bertambahnya umur beton, difusitas terhadap ion-ion
klorida akan semakin berkurang karena beton telah mengalami proses hidrasi
yang cukup. Penggunaan agregat halus yang banyak dapat meningkatkan difusitas
ion-ion klorida karena luas area yang melingkupi agregat halus lebih luas jika
dibandingkan dengan agregat kasar. Kadar semen yang lebih tinggi dapat
menurunkan difusitas karena semen dapat mengikat ion-ion klorida dalam bentuk
garam klorida.
Author
(21402144) VIVI MEGAWATI
Contributor
(05-014) Antoni
(84-028) Handoko Sugiharto
(75-005) Januar Buntoro
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2006
Subject
1. CONCRETE-TESTING
Keyword
reinforced concrete, chloride ion, penetration, age of concrete, water cement ratio
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 11111451/SIP/2006; Vivi Megawati (21402144)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made