Metode konstruksi konvensional untuk rumah tinggal terasa tidak efisien
dan efektif lagi. Karena efisiensi produksi yang lebih besar dapat dicapai dengan
pengurangan sisa material melalui control yang dilakukan selama proses
manufaktur. Oleh karena itu, komponen modular merupakan solusi dari
permasalahan tersebut.
Bagaimanapun, komponen modular masih belum banyak diteliti di
Indonesia, khususnya di Surabaya. Sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai
faktor-faktor yang mempengaruhi perancangan produk komponen modular
dengan menggunakan kelompok responden: produsen, arsitek, kontraktor dan
pengembang. Penelitian ini diadakan di Surabaya untuk bangunan rumah tinggal
berlantai dua.
Pada penelitian ini ditemukan adanya persamaan dan perbedaan faktor-faktor
yang mempengaruhi produsen, arsitek, kontraktor dan pengembang
terhadap perancangan produk komponen modular untuk rumah tinggal di
Surabaya.
Adapun persamaan pandangan perancangan produk komponen modular di
antara ke-empat kelompok responden tersebut, terdapat pada delapan variabel
faktor, yakni: variabel faktor keperluan fungsional, pekerjaan desain modular,
industri yang efisien dan efektif, kurva-S teknologi, variasi turunan produk, peta
jalur teknologi, variasi produk, dan konsistensi proses.
Author
(01504002) HANEL
Contributor
(62096) LIE ARIJANTO
(82-012) Ratna Setiawardani Alifen
(79-005) Herry Pintardi Chandra
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2007
Keyword
product planning, modular component, houses
Category
s2 - Thesis (Prog.Pascasarjana MTS Manaj.Konst.)
Language
Indonesian
Rights
Thesis No. 01000098/MTS/2007; Hanel (01504002)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made