Melalui pemberitaannya, surat kabar mencoba untuk mengenalkan bentuk
kesenian tradisional Jawa Timur yang mulai ditinggalkan masyarakat
penontonnya. Salah satu alasannya adalah karena bentuk kesenian tersebut
dianggap tidak lagi sesuai dengan zaman. Oleh karena itu, surat kabar mengemas
kesenian tradisional Jawa Timur tersebut melalui pemilihan unsur-unsur berita
yang ditampilkan dalam pemberitaannya itu.
Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif,
dengan menggunakan analisis isi kuantitatif. Dari hasil analisis tersebut, diperoleh
gambaran yang jelas mengenai pemilihan unsur-unsur berita yang digunakan oleh
surat kabar dalam memberitakan kesenian tradisional Jawa Timur.
Proses analisis penelitian ini dilihat berdasarkan frekuensi kemunculan
berita kesenian tradisional Jawa Timur, pemilihan penggunaan unsur berita yang
berkaitan dengan who (siapa), what (apa), when (kapan), dan how (bagaimana).
Unsur who (siapa) dilihat berdasarkan pemilihan narasumber, unsur when (kapan)
dilihat berdasarkan waktu pemuatan berita dan unsur how (bagaimana) dilihat
berdasarkan pemilihan bentuk penyajian berita. Sedangkan, unsur what (apa)
dilihat berdasarkan bentuk kesenian tradisional Jawa Timur, isi pesan dan unsur
apresiasi yang muncul dalam berita kesenian tradisional Jawa Timur di masing-masing
surat kabar yang diteliti.
Author
(51401108) RAINA SARI DIAH HERMAWATI
Contributor
(85-005) Thomas Santoso
(68033) KASIYANTO
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2006
Subject
1. COMMUNICATION
2. COMMUNICATION AND CULTURE
Keyword
east java traditional art, content analysis, news element, jawa pos, kompas, surya
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Ilmu Komunikasi)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.20010074/KOM/2006; Raina Sari DH (51401108)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made