PT Jatipurna Artindo Design merupakan sebuah perusahaan pembuat
produk-produk kayu, terutama produk floor. Karena tidak memiliki penjadwalan
produksi yang baik, perusahaan seringkali mengalami keterlambatan dalam
memenuhi pesanan dan masalah-masalah dalam penanganan work in progress.
Kondisi-kondisi ini menyebabkan perusahaan mengalami peningkatan biaya yang
cukup besar.
Karena memiliki pelanggan-pelanggan dengan status istimewa, perusahaan
merasa perlu untuk memiliki penjadwalan produksi yang fleksibel dengan
prioritas terhadap pelanggan-pelanggan berstatus istimewa. Untuk memenuhi
kebutuhan ini, penulis merancang penjadwalan produksi dengan aturan sequence
berdasarkan prioritas dan pengalokasian kapasitas produksi yang fleksibel.
Analisa terhadap simulasi penjadwalan produksi untuk bulan Juli
menunjukkan bahwa dengan menggunakan penjadwalan produksi yang telah
dirancang, rata-rata keterlambatan dari pesanan-pesanan pada bulan Juli adalah
nol. Simulasi juga menunjukkan bahwa tidak ada suatu proses dimana target
produksinya melebihi kemampuan produksi proses-proses yang lain, sehingga
dapat mengurangi masalah dalam penanganan work in progress. Hal ini
menunjukkan bahwa penjadwalan produksi yang dirancang lebih baik daripada
penjadwalan produksi perusahaan, seperti yang ditunjukkan oleh laporan realisasi
bulan Juli dimana rata-rata keterlambatan pesanan-pesanan tersebut adalah 2,5
hari.
Author
(25402180) I G A N DARMA PUTRA
(25402135) YOHANNES ARMANDO
Contributor
(02-031) Herri Christian Palit
(96-007) I Gede Agus Widyadana
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2007
Subject
1. PRODUCTION PLANNING
Keyword
production planning; sequence based on priority
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Industri S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 01041182/IND/2007; Yohannes Armando (25402135), IGAN Darmaputra (25402180)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made