Efisiensi telah menjadi sangat penting di kalangan industri. Salah satu
teknik pengukuran efisiensi adalah dengan metode Data Envelopment Analysis
(DEA) yang diperkenalkan oleh Charnes et.al(1978). Metode ini mampu
mengevaluasi suatu DMU yang tidak efisien menjadi efisien
Metode ini diterapkan pada proses cross cut di PT. Serba Guna Prima.
Mesin cross cut yang diamati berjumlah 42 mesin. Faktor yang dijadikan
parameter input adalah Rpm, kebutuhan listrik, waktu breakdown mesin,
performance rating tenaga kerja dan waktu mesin beroperasi tanpa pemakanan.
Sedangkan yang dijadikan parameter output adalah kayu ukuran besar dan kayu
ukuran kecil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 mesin yang ada ternyata 15
mesin telah efisien secara relatif dan sisanya 27 mesin masih belum efisien secara
relatif. Terdapat 1 mesin yang nilai efisiensinya tidak dapat mencapai efisiensi
relatif maksimum yaitu mesin 37 karena mesin ini memang sudah tua, karena itu
perlu pertimbangan perusahaan untuk tetap memakainya atau menggantinya
dengan yang baru.
Author
(25498143) SHERLY PUTRI ADI
Contributor
(02-031) Herri Christian Palit
(93-010) I Nyoman Sutapa
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2002
Subject
1. INDUSTRIAL EFFICIENCY-MATHEMATICAL MODELS
Keyword
level efficiency value, analysis envelopment data.
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Industri S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 010600/IND/2002; Sherly Putri Adi (25498143)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made