Susu bubuk merupakan barang konsumen (consumer goods) ditinjau dari cara
pemanfaatannya oleh konsumen, yaitu barang yang dibeli oleh konsumen akhir untuk
memenuhi kepentingan pribadi, dalam arti tidak diolah lagi untuk memperoleh laba.
Dewasa ini permintaan akan produk susu bubuk semakin tinggi yang diiringi oleh tingkat
pertumbuhan industri susu bubuk yang pesat di Indonesia. Produsen berlomba-lomba
untuk menjadi pemimpin pasar, dengan menggunakan berbagai macam strategi. Yang
paling menonjol adalah dalam hal inovasi dan ekuitas merek. Analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis cross tabulation dan untuk teknik analisisnya
menggunakan metode chi square. Dari pengolahan data didapatkan hasil bahwa antara
ekuitas merek dan model inovasi adopsi tidak terdapat hubungan. Hal ini dimungkinkan
karena dalam inovasi produk susu bubuk yang dibuat oleh perusahaan tidak sesuai
dengan need, wan't, dan expectation konsumen. Selain itu dalam mengkonsumsi susu
bubuk untuk balita, konsumen cenderung mengikuti saran dan rekomendasi dari
dokternya masing-masing, juga berdasarkan pengalaman pribadi, dan keyakinannya
terhadap merek-merek yang sudah dikenal sebelumnya. Pada umumnya merek-merek ini
adalah merek susu bubuk yang telah terlebih dahulu memasuki pasar dan memiliki
banyak konsumen loyal.
Author
(31499157) NI KETUT DIANA WULANDARI
(31499449) HONG SIU HWA
Contributor
(87-003) Hartono Subagio
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2003
Subject
1. MARKETING RESEARCH
2. PRODUCT MANAGEMENT
3. CONSUMER RESEARCH
Keyword
brand equity, innovation-adoption model
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Manajemen)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 02011711/MAN/2003; Ni Ketut Diana Wulandari (31499157), Hong Siu Hwa (31499449)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made