Fly-ash yang merupakan sisa-sisa pembakaran batu bara telah
digunakan sebagai bahan campuran pada beton. Namun akhir-akhir ini,
seringkali dijumpai kenyataan di lapangan yaitu timbulnya retak-retak pada
beton yang komposisinya menggunakan fly-ash dimana mutu betonnya
sudah memenuhi persyaratan mutu beton rencana.
Penelitian ini meneliti bagaimana efek pemakaian fly-ash pada beton
ditinjau dari segi shrinkage. Pengujiannya dilakukan pada dua mutu, yaitu
mutu fc? 25 MPa dan mutu fc? 32 MPa, dengan masing ? masing mutu
terdiri dari komposisi fly-ash 0%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%,
45%, dan 50% dari berat semen. Beton tanpa fly-ash (0%) digunakan
sebagai acuan akan baik-buruknya hasil pengujian shrinkage dan strength
pada masing - masing komposisi mutu.
Pemakaian fly-ash pada beton mutu fc? 25 MPa dan fc? 32 MPa
mempunyai shrinkage yang lebih besar dibandingkan pada beton normal
tanpa menggunakan fly-ash. Pada beton mutu fc? 25 MPa dan fc? 32 MPa,
pemakaian fly-ash mempunyai pengaruh memperlemah kekuatan awal
beton, namun pada umur 28 hari keatas, kekuatan beton yang didapat dapat
lebih tinggi dibandingkan dengan beton tanpa menggunakan fly-ash.
Author
(21401045) DAVID ARYANTO GUNAWAN
(21401106) DAVID ARDIAN HANDOKO
Contributor
(84-028) Handoko Sugiharto
(99-005) Hasan Santoso
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2005
Subject
1. CONCRETE-HIGH STRENGHT CONCRETE
2. CONCRETE-TESTING
Keyword
fly ash, pozzolanic, cementitius, durability, shrinkage, strength
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.15111417/SIP/2005; David Aryanto Gunawan (21401045), David Ardian Handoko (21401106)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made