Kasus kenaikkan bahan bakar minyak (BBM) merupakan peristiwa
nasional yang terjadi di Indonesia pada bulan Maret 2005. Kasus ini menimbulkan
pro-kontra dalam masyarakat maupun jajaran eksekutif dan legislatif. Pro-kontra
tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian ini. Jelasnya, penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui keberpihakan media cetak Jawa Pos dan Kompas
terhadap issue nasional - kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada bulan
Maret 2005.
Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif,
dengan menggunakan analisis isi kuantitatif. Dari hasil analisis tersebut, diperoleh
gambaran yang jelas mengenai permasalahan dalam penelitian.
Keberpihakan media dalam kasus ini dilihat dari pemberitaan (berupa
berita langsung/stright news) media tersebut. Keberpihakan tersebut diukur
berdasarkan indikator impartiality, dan dominasi narasumber utama. Sehingga
pada akhirnya didapatkan gambaran-gambaran sikap berpihak media dalam kasus
kenaikan harga BBM ini.
Author
(51401136) WIDURI PERMATASARI
Contributor
(68033) KASIYANTO
(05-010) Yola Damayanti Gani
(85-005) Thomas Santoso
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2005
Subject
1. COMMUNICATION
Keyword
the increase of gasoline price issue, the media partiality, straight news, impartiality indicator and main source domination
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Ilmu Komunikasi)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.10010019/KOM/2005; Widuri Permata Sari (51401136)
Reproduction for non-commercial purposes is permitted provided no alterations are made and the credit is explicitly stated.