Hasil penelitian terbaru menunjukkan perlunya peninjauan kembali
terhadap desain struktur rangka beton bertulang di daerah gempa. Hal ini
berimbas pada standar perencanaan yang berkaitan dengannya. Di Indonesia,
standar yang berlaku terakhir adalah Standar Nasional Indonesia atau SNI 03-2847-
1992, yang segera akan diperbarui melalui Rancangan Standar Nasional
Indonesia 2002. Perbedaan utama kedua peraturan tersebut terdapat pada
perencanaan lentur dan geser untuk komponen yang menerima kombinasi lentur
dan aksial dan perencanaan hubungan balok-kolom (join). Selain itu juga ada
penambahan pasal-pasal baru seperti balok perangkai dan fondasi. Adanya
perubahan ini memerlukan upaya sosialisasi kepada perencana dan pengguna
peraturan. Makalah ini bertujuan memaparkan dan menjelaskan perbedaan yang
ada antara SNI 03-2847-1992 dengan SNI 03-2847-2002.
Author
(21401080) SENDI PRASETYO KHOWANTONO
(21401091) TIO YASA PRASETYO
Contributor
(99-037) Pamuda Pudjisuryadi
(73-001) Benjamin Lumantarna
(93-031) Ima Muljati Ginsar
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2005
Subject
1. BUILDING-EARTHQUAKE EFFECTS
Keyword
SNI 03-2847-2002, SNI 03-2847-1992
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.11301420/SIP/2005; Sendi Prasetyo (21401080), Tio Yasa Prasetyo (21401091)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made