Back to Search Page
Resource Detail

Hubungan biaya konstruksi bangunan dan inflasi (studi kasus berbagai tipe bangunan di Jawa Timur 1998) [permalink]

Share/Save/Bookmark

Banyaknya perubahan dalam biaya konstruksi bangunan akibat laju inflasi yang
terjadi akhir-akhir ini, mendorong diperlukannya analisa hubungan antara biaya
konstruksi bangunan dan inflasi.
Biaya konstruksi bangunan diuraikan berdasarkan elements of cost dan elements of
building. Inflasi dipengaruhi oleh faktor ekonomi makro dan sosial politik.
Prosentase biaya dan biaya permeter persegi merupakan suatu cara yang dilakukan
agar antara tiap bangunan dan elemennya dapat dibandingkan satu dengan yang lain
dan dapat diketahui keeratan hubungannya dengan inflasi.
Data RAB dikumpulkan dari perusahaan kontraktor kelas A di Surabaya.
Bangunan yang diteliti adaiah bangunan industri, bangunan rumah dan bangunan
kantor yang berada di Jawa Timur pada tahun 1993 triwulan 1-1998 triwulan HI.
Data inflasi diperoleh dengan mengolah data indeks harga konsumen kelompok
perumahan dari Biro Pusat Statistik Surabaya.Data biaya konstruksi bangunan tiap elemen dari site work sampai specialties
diolah menjadi prosentase biaya dan biaya permeter persegi, dianalisa terhadap
inflasi per triwulan dari tahun 1993 sampai 1998, menggunakan metode
pendekatan dengan cara regresi linier biasa. Uji terhadap koefisien regresi yang
dilakukan adalah uji t dan R 2 untuk menentukan tingkat keeratan hubungan antara
prosentase setiap elemen dalam suatu bangunan terhadap inflasi dan tingkat
keeratan hubungan antara bangunan dan elemennya yang ditinjau dari biaya
permeter persegi terhadap inflasi.
Sebagai kesimpulan, biaya konstruksi bangunan ditinjau dari prosentase biaya
elemennya yang paling erat hubungannya dengan inflasi untuk bangunan industri
ialah elemen site work dengan R 2 =0.25, untuk bangunan rumah ialah elemen
structure dengan R 2 = 0.13, dan untuk bangunan kantor ialah elemen thermal dan
moisture protection dengan R 2 = 0.15. Sedangkan ditinjau dari biaya per meter
perseginya, yang paling erat hubungannya dengan inflasi untuk bangunan industri
ialah elemen doors and windows dengan R 2 = 0.46, untuk bangunan rumah ialah
elemen structure dengan R 2 = 0.32, dan untuk bangunan kantor ialah elemen
thermal dan moisture protection dengan R 2 = 0.42. Dengan demikian diharapkan
hasil analisa hubungan ini dapat digunakan sebagai acuan pendekatan dalam
menghadapi perubahan biaya konstruksi bangunan akibat inflasi di masa yang akan
datang

Author
• (21494071) PRIESKA
• (21494052) BASTIAN WIRANTONO

Contributor
• (79-005) Herry Pintardi Chandra
• (82-015) Indriani Santoso

Publisher
Universitas Kristen Petra

Year : 1999

Subject
1. COMPUTER ANIMATION
2. COMPUTER GRAPHICS

Keyword
building construction cost, planning, accounting, inflation, sociopolitical

Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)

Language
Indonesian

Rights
Skripsi No. 897/SIP/1999; Bastian Wirantono (21494052), Prieska (21494071)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made

FILE(s)

1. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-cover.pdf (0 kB) - [permalink]

2. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-abstract_toc.pdf (0 kB) - [permalink]

3. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-chapter1.pdf (0 kB) - [permalink]

4. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-chapter2.pdf (0 kB) - [permalink]

5. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-chapter3.pdf (0 kB) - [permalink]

6. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-chapter4.pdf (0 kB) - [permalink]

7. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-conclusion.pdf (0 kB) - [permalink]

8. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-references.pdf (0 kB) - [permalink]

9. jiunkpe-ns-s1-1999-21494052-16483-bangunan-appendices.pdf (0 kB) - [permalink]

 

Petra Christian University Library | library@petra.ac.id