Pada saat ini ada kecenderungan bahwa kontraktor menentukan batas
keuntungannya dengan hanya berdasarkan pengalaman saja pada proyek-proyek
terdahulu yang telah dikerjakan. Kecenderungan yang terjadi adalah mereka
menentukan besar kecilnya nilai markup berdasarkan besar kecilya suatu proyek
dan banyaknya kompetitor. Dan dari hasil survey menunjukkan bahwa nilai
markup yang seringkali ditambahkan dalam suatu proyek oleh kontraktor adalah
sebesar 10 persen.
Dalam penelitian ini akan dilakukan perhitungan dengan model
FARM (Fair and Reasonable Markup). Dimana perhitungan dengan model FARM
ini memungkinkan suatu kontrkator untuk melakukan suatu perhitungan harga
dari suatu proyek dengan memperhitungkan variabel RRR dan Time Value of
Money.
Hasil dari anahsa perhitungan dengan model FARM menghasilkan
nilai markup 1.8 persen Dari perhitungan ini menunjukkan bahwa nilai markup
yang dihasilkan dengan perhitungan dengan model FARM adalah relatif lebih
kecil. Sedangkan dari analisa sensitivitas menunjukkan bahwa terdapat variabel
yang sensitif dan variabel yang kurang sensitif.
Author
(21491028) ALFA
(21491042) ANTONIUS TEDDY SUSANTO
Contributor
(77-005) Paulus Nugraha
(82-012) Ratna Setiawardani Alifen
(92-035) Connie Susilawati
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 1997
Subject
1. CONSTRUCTION INDUSTRY-MANAGEMENT
Keyword
pricing, markup, profit margin, break even point, estimated cash flow
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 786/SIP/1997; Alfa (2I49I028); Antonius Teddy Susanto (21491042)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made