Kawasan Gunung Bromo menipakan kawasan wisata yang telah cukup
dikenal oleh seluruh kalangan wisatawan baik itu Wisatawan Domestik maupun
Wisatawan Mancanegara. Namun dalam kaitannya dengan peningkatan sektor
Kepariwisataan Dalam Negeri Indonesia , kawasan wisata Gunung Bromo
belumlah secara maksimal lebih didayagunakan dan dikembangkan. Dalam hal ini
yaitu upaya untuk meningkatkan waktu tinggal wisatawan agar dapat tinggal lebih
lama lagi. Seperti jadwal perjalanan yang selalu ditawarkan oleh berbagai Agen
Perjalanan Wisata di Indonesia, rata-rata paket wisata yang ditawarkan pada
wisatawan hanyalah untuk sehari. Kegiatan yang dilakukan untuk saat ini terbatas
pada memandang suasana matahari terbit yang memukau di balik sembulan ufuk
Timur di Pegunungan Tengger yang dapat dipandang dari puncak kawah Gunung
Bromo.
Melalui tulisan ini, penulis mencoba mengkaji kembali penyebab masih
minimnya waktu tinggal wisatawan apabila mereka mengunjungi kawasan Taman
Nasional Bromo Tengger Semeru. Untuk itu diperlukan analisa yang cermat untuk
mengetahui jalan keluar agar DTW ini mampu menyerap wisatawan untuk tinggal
lebih lama melalui pengenalan dan penggalian obyek-obyek lain yang menunjang.
Author
(91394043) RUMONDANG V.H.R.H.
Contributor
(86-008) Yacintha Yoranouw Suryawijaya
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 1997
Subject
1. TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER-TOURIST TRADE
2. TOURIST TRADE-JAWA TIMUR
Category
d3 - Tugas Akhir (Program Pend. Kepariwisataan)
Language
Indonesian
Rights
Tugas Akhir No. 252/Par/1997; Rumondang V.H.R.H. (91394043)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made