Suatu struktur terdiri dari bagian-bagian yang satu dengan yang lainnya
dihubungkan oleh suatu sambungan. Sambungan terdiri dari komponen sambungan (pelat
pengisi, pelat buhul, pelat pendukung dan pelat penyambung) dan alat penyambung. Oleh
sebab itu sambungan dapat menjadi bagian yang terlemah dalam suatu struktur.
Perhitungan metode LRFD ini bisa dilakukan dengan analisa elastis dan analisa
kekuatan batas. Pada pembuatan tabel standarisasi ini digunakan analisa kekuatan batas,
dimana kemampuan komponen sambungan dianggap dapat ditingkatkan sampai kapasitas
ulrimitnya sehingga dapat dihasilkan penampang yang lebih ekonomis dibandingkan
analisa elastis. p) .
Untuk sambungan balok-balok, dibuat dua tabel yaitu tabel geser eksentris
untuk mengetahui kapasitas momen dan gaya geser yang mampu diterima badan profil
dan tabel kapasitas momen ultimit pada sambungan sayap. Pada sambungan balok-kolom,
dibuat dua macam tabel, yaitu untuk sambungan tanpa haunch dan sambungan
dengan haunch, masing-masing dengan gaya lintang yang bervariasi yaitu 100% (j)Vn pmri|,
75%
Author
(21496043) SUNTORO ONY SAPUTRO
(21495097) LINAWATI TANOJO
Contributor
(82-003) Tirta Djusman Arief
(76-008) Gideon Hadi Kusuma
(99-005) Hasan Santoso
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2000
Subject
1. STEEL, STRUCTURAL
2. BUILDING, IRON AND STEEL-JOINTS
Keyword
LRFD, elastic, ultimate strength, analysis, connection, flange
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 1041 SIP/2000; Linawati Tanojo (21495097), Suntoro Ony Saputro (21496043)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made