Back to Search Page
Resource Detail

Studi tentang perilaku seismik struktur rangka beton bertulang pada berbagai tahap batas (limit state) [permalink]

Share/Save/Bookmark

Filosofi yang biasanya digunakan dalam perencanaan struktur rangka beton
bertulang masih menggunakan design struktural pada keadaan ultimat dengan
pengaruh gempa besar. Selain itu, dalam mendesign harus diperhatikan agar
kerusakan struktur pada waktu terjadi gempa kecil dan sedang masih di bawah
kerusakan yang diijinkan.
Dengan dasar ini, para perencana mulai mengambil langkah baru untuk
menganalisa secara lebih jelas mengenai kerusakan struktur yang terjadi pada tahap
Serviceability limit state (SLS), Damage Control Limit State (DCLS), dan Ultimate
Limit State (ULS) dengan memberikan batasan yang lebih jelas. Tujuan lain yang
ingin dicapai adalah agar perencanaan struktur dapat menyesuaikan permintaan dari
pihak pemilik dalam arti adanya penyesuaian antara tingkat kerusakan struktur yang
terjadi dengan permintaan pihak pemilik. Salah satu cara dalam menentukan batasan
pada masing-masing tahap batas adalah dengan menganalisa tingkat kerusakan yang
dialami oleh struktur. Ang dan Park (1985), mencoba memberikan suatu indikator
yang digunakan dalam menganalisa kerusakan struktur yang dinamakan indikator
Damage Index. Harga dari Damage Index (D) ini berkisar antara 0 sampai dengan 1.
Bila batasan ini dilampaui dimana harga Damage Index melebihi 1 berarti struktur
sudah mengalami keruntuhan. Batasan kerusakan yang diusulkan oleh Ang dan Park
(1985) adalah untuk tingkat SLS diharapkan tidak terjadi kerusakan struktur, tingkat
DCLS sudah mulai terjadi sendi plastis pada balok, dan tingkat ULS terjadi
kerusakan berat tanpa keruntuhan.
Dari hasil analisa struktur dapat disimpulkan bahwa struktur rangka beton
bertulang pada tahap SLS akan mengalami kerusakan ringan dengan ditandai terjadi
retak rambut. Sedangkan kerusakan struktur pada tahap DCLS memberikan hasil
yang tidak jauh berbeda dengan kerusakan pada tahap ULS, yaitu terjadi kerusakan
pada elemen struktural yang sudah melewati batasan yang disyaratkan. Dari Hasil
ini dapat disimpulkan bahwa pemyataan Ang dan Park tidak sepenuhnya benar.

Author
• (21495109) JEFFREY JULIANTO
• (21496236) WIRATAMA L.DIYATMOKO

Contributor
• (84-009) TAKIM ANDRIONO
• (76-008) Gideon Hadi Kusuma
• (73-001) Benjamin Lumantarna

Publisher
Universitas Kristen Petra

Year : 2000

Subject
1. BUILDINGS-EARTHQUAKE EFFECTS

Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)

Language
Indonesian

Rights
Skripsi No. 1021 S; Jeffrey Julianto (21495109), Wiratama Listyo Diyatmoko (21496236)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made

FILE(s)

1. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-cover.pdf (745.05 kB) - [permalink]

2. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-abstract_toc.pdf (1.32 MB) - [permalink]

3. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-chapter1.pdf (1.47 MB) - [permalink]

4. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-chapter2.pdf (1.84 MB) - [permalink]

5. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-chapter3.pdf (3.54 MB) - [permalink]

6. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-chapter4.pdf (2.11 MB) - [permalink]

7. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-conclusion.pdf (430.3 kB) - [permalink]

8. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-references.pdf (437.51 kB) - [permalink]

9. jiunkpe-ns-s1-2000-21495109-13593-seismik-appendices.pdf (12.75 MB) - [permalink]

 

Petra Christian University Library | library@petra.ac.id